Arsip untuk sex

[Serba-Serbi EJAKULASI DINI] Kalo Kena E-Di, Apa DAMPAKNYA Ya?

Posted in 1, Artikel-SEKS with tags , , on 9 Juni 2009 by konsultasiseks

Mau berat atau ringan, yang pasti ejakulasi dini mengakibatkan hubungan seksual berlangsung tidak harmonis. Pada ejakulasi dini, ketidakharmonisan bahkan disebabkan karena ketidakpuasan pada kedua belah pihak. Pria yang mengalami ejakulasi dini merasa tidak puas karena hubungan seksual berlangsung sangat singkat di luar kehendaknya.

Walaupun dapat mencapai orgasme, pria yang mengalami ejakulasi dini juga merasa sangat kecewa karena tidak mampu memberikan kepuasan seksual kepada pasangannya. Apalagi kalau pasangannya mengungkapkan kekecewaan dalam bentuk reaksi yang menyalahkan penderita.

“Pria yang mengalami ejakulasi dini sering mengalami stres, tidak percaya diri, rendah diri, dan malu terhadap pasangannya. Dalam waktu lama dapat terjadi disfungsi ereksi. Pasangannya tentu kecewa, tidak puas, jengkel, marah, dan akhirnya mengalami disfungsi seksual seperti hilangnya gairah seksual,” papar Prof. Wimpie Pangkahila.

Lebih jauh, reaksi yang muncul adalah perasaan takut atau khawatir setiap akan melakukan hubungan seksual. Perasaan ini justru akan semakin memperburuk keadaan ejakulasi dini. Kalau keadaan ini terus berlangsung, maka pada akhirnya pria itu dapat mengalami disfungsi ereksi.

Wanita yang mempunyai pasangan mengalami ejakulasi dini pada umumnya tidak dapat mencapai orgasme karena hubungan seksual segera berakhir. Kekecewaan yang muncul selanjutnya dapat berubah menjadi kejengkelan disertai perasaan takut setiap akan melakukan hubungan seksual. Akibat lebih jauh dapat berupa hilangnya dorongan seksual dan dispareunia (rasa nyeri yang terjadi saat bersetubuh).
Ejakulasi Dini bikin Tidak Subur?

Di masyarakat telah beredar anggapan yang salah bahwa bila ejakulasi terjadi terlampau cepat, berarti spermanya terganggu sehingga tidak dapat menghamili. Hambatan hamil menjadi masalah baru lagi yang semakin memperburuk masalah yang timbul akibat ejakulasi dini.

Prof Wimpie Pangkahila menyesalkan mitos yang salah mengenai ejakulasi dini, “Ejakulasi dini sering dianggap sebagai gangguan kesuburan, padahal tidak begitu. Ejakulasi dini dianggap sebagai sperma encer, padahal tidak jelas apa maksud istilah “encer”. ”

“Ejakulasi dini tidak ada hubungan dengan kesuburan. Jadi kehamilan dapat saja terjadi asal sperma masuk ke vagina,” papar Prof Wimpie Pangkahila.

“Ejakulasi dini tidak ada hubungan dengan kesuburan. Jadi kehamilan dapat saja terjadi asal sperma masuk ke vagina. Tetapi pada ejakulasi dini yang berat, yaitu ejakulasi terjadi di luar vagina, maka kehamilan tidak terjadi,” papar Prof Wimpie Pangkahila.

Kalau ternyata pria yang mengalami ejakulasi dini juga mengalami gangguan sperma, itu berarti ada dua gangguan yang terpisah, bukan merupakan sebab akibat.

Gangguan sperma dapat disebabkan oleh banyak hal, antara lain karena infeksi pada buah pelir atau bagian sistem reproduksi lainnya, kekurangan hormon testosteron, pelebaran dinding pembuluh darah di sekitar buah pelir, dan kekurangan vitamin.

Iklan

[Serba-Serbi ANAL SEKS] 3 Cara Bikin Anal Seks MakNyusss…

Posted in 1, Artikel-SEKS with tags , , , on 19 Mei 2009 by konsultasiseks

AKTIVITAS anal seks atau anal intercourse adalah hubungan seksual di mana Mr P yang ereksi dimasukkan ke rectum melalui anus. Anal seks biasanya dilakukan untuk menjaga keperawanan karena hymen tidak rusak sehingga dapat mencegah kehamilan atau sebagai pengganti suasana.

Anal seks merupakan kegiatan yang menyenangkan, khususnya bagi para pria. Kaum adam ingin mencoba mengisi petualangan cintanya bersama dengan pasangan melalui aktivitas yang berbeda. Bagi mereka, hubungan intim melalui anus lebih “ketat” daripada vagina, sehingga memberi kepuasan tersendiri untuk penis.

Berbeda dengan wanita, tidak semua kaum hawa setuju untuk melakukan anal seks. Mereka memilih untuk menghindari anal seks dalam kegiatan bercinta karena merasa tidak nyaman melakukannya.

Kendati bagi sebagian orang anal seks terasa menyakitkan, namun bagi Anda kaum pria yang ingin mencoba anal seks sah-sah saja mengajak pasangan untuk mencobanya.

Namun, agar “permainan” anal seks menjadi lebih menarik dan terasa nikmat, Askmen memberikan 3 cara yang tepat, di antaranya:

Jangan terlalu mendesak

Dalam urusan bercinta, kaum pria sering egois dan selalu ingin dipuaskan. Bahkan beberapa di antara mereka ada yang memaksa pasangannya untuk melakukan anal seks.

Padahal agar hubungan intim dapat memuaskan kedua belah pihak, seharusnya kegiatan bercinta tidak boleh dipaksakan. Terutama aktivitas anal seks. Agar Anda dan pasangan sama-sama merasakan kenikmatan bercinta dan membuat petualangan menjadi lebih seru.

Ciptakan kegiatan bercinta menjadi lebih seru

Untuk sedikit menghilangkan rasa tidak nyaman yang dialami wanita saat melakukan anal seks, kaum pria dapat menciptakan “permainan” yang lebih seru dengan sedikit desahan dan rayuan nakal. Dengan begitu pasangan Anda akan terbuai dan menikmati “permainan” yang diciptakan.

Pastikan bersih

Anal seks memiliki dampak yang membahayakan bagi kesehatan, karena itu sebelum melakukannya pastikan area tersebut bersih dan tidak ada kotoran yang menempel agar “permainan” menjadi lebih seru. Akan lebih aman lagi bila aktivitas ini dilakukan dengan menggunakan pelindung, yaitu kondom.

Jadi anal seks bisa terasa nikmat asalkan dilakukan dengan cara yang tepat.(nsa)

[Seks & KEHAMILAN] Istri Hamil, Tapi Anda Ingin ML? Ini KIAT-KIATNYA

Posted in 1, Tips-SEKS with tags , , , , on 8 Mei 2009 by konsultasiseks

Anda sebentar lagi akan menjadi seorang ayah? Tentu kebahagiaan akan terus terbayang. Namun, akankah kehamilan ini merusak kemesraan Anda bersama istri? Akankah hubungan intim Anda menjadi terganggu? jawabannya adalah tidak mesti terganggu, yang Anda perlukan hanyalah cara untuk mensiasatinya saja.

Pertama sekali yang harus Anda tekankan adalah terbukanya hubungan komunikasi antara Anda dan istri Anda, hal ini penting sebab sangat diperlukan kordinasi yang dapat menyenangkan kedua belah pihak. Telah diteliti ternyata bagi beberapa pasangan ada yang mengatakan seks di kala hamil tidak membawa pengaruh yang cukup berarti sepanjang tidak mengganggu kondisi janin. Akan tetapi, ada pula yang mengatakan seks di kala istri hamil hanya akan merepotkan dengan alasan tidak nyaman dengan posisi.

Sebenarnya melakukan hubungan seksual di kala istri hamil tidak akan berisiko meski kehamilan memasuki usia 8 atau bahkan 9 bulan sekalipun. Namun, tentu disesuaikan dengan catatan medis sang ibu dan janinnya. Jika ternyata terdapat catatan medis yang buruk baik pada ibu maupun janin, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter kandungan terlebih dahulu. Jika memang tetap ingin melakukannya, lakukan secara perlahan dan hati-hati.

Sangat wajar jika bagi pasangan suami istri, hasrat dan keinginan untuk berhubungan seks tidak dapat dihilangkan hanya karena adanya janin bayi di perut sang ibu. Jadi tidak perlu merasa bersalah jika memang ingin bermesraan dengan isteri tercinta. Sebaliknya, lakukanlah sebagai sesuatu hal yang wajar. Usahakan dalam keadaan serileks mungkin. Secara psikologis kemesraan yang terjalin justru membantu kelancaran proses kehamilan sang ibu.

Berikut beberapa tips agar intim dengan isteri yang tengah mengandung berjalan lancar sebagaimana mestinya:

Santai dan ‘Puasa’
Masa 9 bulan, adalah masa yang cukup panjang. Disarankan di masa-masa awal kehamilan dan akhir kehamilan, para suami menjalani puasa untuk tidak melakukan hubungan seks dengan istrinya. Hal ini disebabkan masa-masa sulit kehamilan biasanya terjadi pada triwulan pertama saat telur yang telah dibuahi oleh sperma berkembang menjadi janin. Pada saat-saat inilah saat yang paling aman melakukan hubungan seksual. Terutama di saat masa sensitif isteri Anda.

Ubah Jadwal Anda
Jadwal Anda dan istri Anda harus dirombak lagi. Karena biasanya seorang ibu yang sedang hamil akan mengalami mudah lelah dan ini terjadi sepanjang hari dalam kurun waktu 9 bulan tersebut. Penyakit morning sickness pun kerap melanda calon ibu di kala usia kandungannya masih muda. Untuk itu, sebaiknya berhubungan seksual pada malam hari saja. Selain itu, liburan keluar kota di akhir pekan juga akan menumbuhkan libido Anda berdua serta merilekskan pikiran isteri Anda.

Atur Kembali Posisi Anda
Janin dalam perut istri Anda, merupakan ‘hambatan’ terbesar. Namun, Anda tak perlu merasa kecewa dulu. Putar otak Anda dan bervariasilah kala berhubungan seks dengan istri Anda, dijamin Anda akan menemukan nuansa-nuansa indah yang sebelumnya belum pernah Anda rasakan. Namun, ingatlah bahwa posisi yang berhubungan dengan penetrasi yang cukup dalam dapat membahayakan kondisi sang janin.

Lembut dan Penuh Cinta
Dengan dibekali dengan kelembutan dan cinta, di masa-masa kehamilan, hubungan seksual antara istri dan Anda akan tetap berjalan. Jika intensitas itu berkurang, merupakan hal yang sangat wajar. Justru di saat inilah, Anda harus mencurahkan segenap kasih sayang serta cinta padanya lebih besar dibanding sebelumnya. Memberikan kasih sayang dan rasa nyaman yang besar, merupakan keinginan terbaik dari istri Anda, segera wujudkan hal itu.

Sumber: Senior

[Seks & KEHAMILAN] Bercinta Kala HAMIL? Boleh Saja, TAPI…….

Posted in 1, Artikel-SEKS with tags , , , , on 8 Mei 2009 by konsultasiseks

Jujur saja, saat hamil kita sering menolak melakukan hubungan seks dengan suami karena berbagai alasan, antara lain malas, tidak percaya diri bentuk tubuh yang tidak keruan, hingga faktor takut kalau seks akan membahayakan janin. Padahal laki-laki justru amat terangsang karena pasangan hamil, mulai pembesaran payudara, hingga bentuk tubuh yang lebih berisi.

Malas melakukan seks karena alasan takut membahayakan janin paling banyak diutarakan ibu hamil. Benarkah seks berbahaya saat berbadan dua? Jawabnya adalah tidak untuk kasus kehamilan normal. Alat kelamin pria tidak akan dapat melakukan kontak langsung terhadap calon bayi dalam rahim karena keberadaannya dilindungi oleh dinding otot rahim dan cairan amniotik. Ada lendir penyumbat di sekitar leher rahim yang akan mencegah air mani dan bakteri masuk ke dalam uterus.

Hal lain yang dicemaskan melakukan hubungan intim saat hamil adalah ketakutan terjadinya keguguran. Namun sampai sekarang tidak ada bukti-bukti kuat yang menghubungkan antara berhungan seks di masa kehamilan muda (trimester awal) dengan keguguran. Keguguran di masa kehamilan muda merupakan hasil dari cacat genetik selama perkembangan calon bayi. Namun, bila terjadi perdarahan selama masa kehamilan muda, sebaiknya memang menunda dulu berhubungan seks sampai pendarahannya benar-benar telah dapat dihentikan.

Seorang teman pernah mengatakan memilih menahan orgasme atau bahkan tidak mencapai klimaks saat hubungan intim karena takut terjadi kontraksi yang akan membahayakan janin. Orgasme memang akan mengakibatkan kontraksi uterus, yang pada sebagian wanita akan mengakibatkan rasa sakit dan membuatnya menghindari berhubungan seks. Namun sejumlah penelitian mengatakan bahwa pada kehamilan normal, orgasme tidak akan membuat bayi lahir prematur.

Di beberapa penelitian, kontraksi di masa kehamilan trimester pertama kadang kala mengakibatkan detak jantung fetus menjadi pelan, tapi hal ini belum pernah menyebabkan dampak yang membahayakan bagi fetus.
Nah, tidak perlu cemas lagi kan?