[Serba-Serbi CLITORIS] Kenali Anatomi Detil KLITORIS Anda

Sebagian wanita ternyata tidak mengerti dengan bagian-bagian yang ada pada tubuhnya. Artikel ini ditulis untuk memberikan sedikit pengetahuan kepada wanita mengenai bagian tubuhnya yang sangat sensitif yaitu alat kelaminnya.

Mulailah dengan mengambil posisi terbaik dengan duduk di ujung kursi dan menghadap cermin. Renggangkan bagian bibir dalam ( labia minora ) vagina anda, akan terlihat vestibula, yang melindungi labia minora. Perhatikan bagian itu secara seksama, labia minora bertaut membentuk lipatan kulit lembut yang berhubungan dengan glan ( ujung klitoris ).

Biarkan tudung meluncur kembali menutupi glan. dari tudung naik ke sendi pinggang. Sekarang anda bisa merasakan syaraf yang keras, lentur dan bisa digerakkan tepat dibawah kulit. Rasanya kadang-kadang merangsang secara seksual jika di sentuh. Ini adalah batang klitoris. Ketika anda tidak lagi merasakan batang klitoris, klitoris itu terbagi dua, terpisah seperti tulang garpu tetapi dengan sudut yang lebih lebar, untuk membentuk tungkai, yaitu dua ujung sayap jaringan erektil yang menunjuk, yang terlekat pada tulang-tulang pinggul.

Tungkai-tungkai klitoris ini sekitar 3 inci panajnganya. Mulai dari batang dan tungkai bertemu dan terus kebawah di sepanjang sisi vestibula, ada dua buntalan jaringan tektil yang di sebut bola vestibula. Keudanya menghubungnkan pembuluh-pembuluh vena dan otot-otot sepanjang pinggul, menjadi keras dan penuh darah (penyemmpitan pinggul) selama rangsangan seksual.

Beberapa penyempitan pinggul, yg memberikan penuh atau berat didaerah pinggul. bisa terjadi selama siklus haid tepat sebelum kedatangan haid anda. Baik tungkai klitoris maupun bola-bola vestibula dibungkus dalam jaringan otot. Otot ini membantu menciptakan ketegangggan dan kepenuhan selama rangsangan dan kontraksi selama orgasme, memainkan peranan penting dalam kejang tak sadar yang dirasakan waktu itu. seluruh klitoris dan bola-bola vestibula adalah satu-satunya organ dalam tubuh yang hanya berfungsi untuk rasa dan rangsangan seksual.

Vestibular atau kelenjar bartholin adalah dua bentuk bundar kecil di setiap sisi lubang vagina dan menuju ke belakang bola-bola vestibula. Bagian ini terkadang terinfeksi dan membengkak. Anda bisa merasakannya pada saat itu. Kelenjar-kelenjar ini pernah dianggap memberikan pelumas saat berhubungan intim, walau sekarang diketahui bahwa bagian itu hanya memberikan beberapa tetes cairan.

Lubang Vagina dan Saluran Kemih.

Mari kita kembali ke apa yang bisa dilihat melalui cermin. Dengan tetap membuka bibir dalam dan menarik lagi tudung keatas, Anda akan melihat bahwa bibir dalam terlekat ke sisi bawah klitoris. tepat dibawah pelekatan itu anda akan melihat titik atau lubang kecil. Ini adalah lubang kencing, yaitu bukaan luar uretra, selang tipis pendek (sekitar satu setengah inci) yangmenuju ke kandung kemih.

Dibawahnya ada lubang yang lebih besar, yaitu lubang vagina (introitus). Karena lubang saluran kemih begitu dekat dengan lubang vagina, lubang itu bisa teriritasi karena aktivitas seksual yang begitu lama atau keras dan bisa menyebabkan sedikit ketidaknyamanan ketika kencing. Disekitar lubang vagina anda mungkin bisa melihat selaput dara. Ketika anda lahir, itu berupa selaput tipis yang mengelilingi lubang vagina, sebagian menutupinya tetapi hampir tidak menutupi lubang itu seluruhnya. Bagi sebagian weanita selaput dara terentang begitu mudah. Bahkan setelah direntangkan, hanya sedikit lipatan-lipatan selaput ini yang tertinggal.

Sekarang masukkkan satu atau dua jari anda ke dalam vagina. Perhatikan bagaimana dinding vagina yang saling menyentuh, sekarang menyebar disekitar jarianda dan menyelubunginya. Rasakan lipatan-lipatan kulit yang lembut. Lipatan-lipatan ini memungkinkan vagina melipat dirinya sendiri disekitar apa yang dimasukkan kedalamnya. Misalkan jari, tampon, penis atau bayi.

Perhatikanlah bahwa jari anda tergelincir dalam vagina saaat anda mengerakkannya. Dinding vagina biasanya kering hingga sangat basah. Masa-masa yang lebih kering biasanya terjadi sebelum pubertas, seringkali selama menyusui dan setelah manapouse, sekaligus selama bagian dari siklus haid tepat setelah aliran. Masa-masa yang lebih basah adalah sekitar ovulasi, selama kehamilan dan ketika terangsang secara seksual.

Cairan yang berkelanjutan ini memberikan pelumasan, membantu menjaga vagina tetap bersih dan mempertahankan keasamannya untuk mencegah infeksi. Dorong perlahan memutari dinding vagina dan kenali dimana anda merasa paling peka. Bagi beberapa wanita hanya di sepertiga bagian luar. Bagi sebagian lainnya ada pada sebagian besar atau seluruh vagina.

Sekarang masukkan jari anda setengah jalan dan coba tangkap jari anda dengan vagina anda. Mungkin akan membantu jika anda membayangkan anda tengah menahan atau menghentikan aliran kencing. Anda sedang mengerutkan otot-otot atas pinggul. Otot-otot ini menahan organ-organ pinggul di tempatnya dan mendukung organ-organ lainnnya sampai diafragma anda, yang terentang sepanjang dasar rongga tulang rusuk. Jika otot-otot ini lemah, Anda mungkin kesulitan dapat orgasme, mengontrol saluran kencing (tidak mampu menahan kencing) atau mengalami kemerosotan organ-organ pinggul.

Hanya ada satu dinding kulit tipis yang memisahkan vagina dari poros usus, sehingga Anda mungkin merasakan benjolan di satu sisi vagina Anda jika ada sekitvtinja di usus Anda, wasir kecil atau mungkin organ yang mendorong vagina Anda.

Sekarang luncurkan jari Anda masuk kebagian belakang vagina sejauh mungkin. Perhatikan bahwa jari Anda masuk kedalam bagian kecil punggung Anda pada satu sudut, tidak naik lurus kebagian tengah tubuh Anda. Jika Anda berdiri dan bukannya berjongkok, vagina Anda akan berada dalam sudut 45 derajat dari tanah. Dengan jari Anda mungkin bisa merasakan ujung vagina Anda.

Bagian vagina ini disebut forniks. Jika sulit mencapainya, dekatkan dada Anda ke lulut sehingga jari Anda bisa masuk lebih jauh. Tetapi, beberapa wanita mungkin masih belum bisa melakukannya. Sedikit sebelum ujung vagina Anda bisa merasakan leher rahim Anda. Leher rahim terasa seperti hidung dengan lekukan kecil di pusatnya. Jika Anda pernah punya bayi, leher rahir akan terasa seperti dagu.

3 Tanggapan to “[Serba-Serbi CLITORIS] Kenali Anatomi Detil KLITORIS Anda”

  1. bacanya sich seru.. tapi kalo disuruh praktek ampe di depan cermin… agak takut yaaa…

  2. permulaan selalu penuh ketakutan tetapi sesudah itu………???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: