ORGASME Pada PEREMPUAN [3]

Selama tahap stabil seorang wanita dapat mengalami:

* Ditandai dengan peningkatan ketegangan seksual.
* Peningkatan vasocongestion dalam vagina disebabkan 1/3 dari bagian luar vagina membengkak, menyebabkan ukuran lubang vagina menurun mungkin 30%.
* 2/3 bagian dalam dari vagina menggembung. Seorang wanita bisa mengalami hasrat yang kuat untuk dipenuhi, rasa sakit pada vagina.
* Jumlah pelumasan vagina bisa menurun selama tahap ini, khususnya jika diperpanjang.
* Clitoris (kelentit) menjadi ereksi secara meningkat, kelenjar bergerak ke arah tulang panggul, menjadi lebih tersembunyi oleh bagian tudungnya.
* Labia minora sangat meningkat ketebalannya, sekitar 2-3 kali.
* Peningkatan ukuran labia bagian dalam bisa memisahkan labia bagian luar mengakibatkan lubang vagina menjadi lebih menonjol.
* Warna labia minora berubah dari merah muda menjadi merah bagi wanita yang belum melahirkan, dari merah terang menjadi merah gelap pada wanita yang telah melahirkan. Warna yang sebenarnya bisa bervariasi, tetapi tidak ditandai perubahan warna.
* Areola, daerah berwarna disekeliling puting susu menjadi membengkak.
* Payudara, meningkat ukurannya 20-25% bagi wanita yang belum menyusui bayi, bagi wanita yang telah menyusui, kurang atau tidak ada peningkatan ukuran.
* 50% -70% wanita mengalami “gejolak seks” pada dada mereka dan daerah tubuh lainnya akibat dari meningkatnya aliran darah dekat permukaan kulit.
* Detak jantung meningkat, mungkin berdebar dengan jelas.
* Adanya suatu tanda peningkatan dalam besarnya tegangan seksual pada paha dan pantat.
* Tubuh seorang wanita sekarang secara penuh siap untuk melakukan hubungan intim melalui vagina.

Master dan Johnson melaporkan mereka tidak pernah melihat seorang wanita mengalami orgasme yang awalnya tidak mengalami perubahan yang dramatis dalam warna labial jika seorang wanita betul-betul mengalami prubahan warna ini, dia kemungkinan lebih daripada mengalami orgasme.

Jika anda perhatikan pada seluruh perubahan phisik pada organ-organ seksual bagian dalam dan bagian luar, anda bisa melihat bahwa para wanita tidak sepenuhnya menyiapkan diri untuk berhubungan intim sampai terlambat dalam tahap stabil. Tubuh seorang wanita mengisyaratkan kesiapannya dengan cara membuka vulvanya, memperlihatkan lubang vaginanya. Kelembaban vagina ini sendiri tidak menandakan kesiapan. Ini mungkin menandakan bahwa para wanita perlu memperpanjang ritual kencan sebelum sampai pada hubungan intim melalui vagina (*).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: