ETIKA Saat BERCINTA

Pengajar etika dapat memberitahu Anda garpu yang mana yang digunakan untuk pesta kebun atau menerangkan protokol pesta perkawinan dengan terperinci. Namun siapa yang harus menerangkan etika seks kepada Anda? Maafkan kelancangan ini, namun berikut ini adalah garis-garis besar etika seksual — prinsip-prinsip penilaian untuk memastikan bahwa kita memperlakukan pasangan kita dengan baik, sopan, penuh rasa humor dan penuh dengan kenikmatan.

Ingat Aturan Utama. “Perlakukanlah orang lain seperti Anda mengharapkan orang lain akan memperlakukan Anda,” yang berlaku juga pada kehidupan seksual serta hal-hal lainnya.

Luangkan waktu untuk membuat diri Anda tampak menggairahkan. Dalam perkawinan yang telah berlangsung lama, dan bahkan dalam hubungan yang telah lama, pasangan cenderung membiarkan diri mereka terlihat kumal, tanpa memikirkan betapa tidak etisnya ini di mata pasangan mereka.

Perhatikanlah ketika pasangan Anda naik ke tempat tidur dengan wajah atau kakinya yang dipenuhi dengan bulu-bulu yang baru tumbuh atau bila dia belum atau tidak mandi atau tidak gosok gigi. Tidakkah Anda berpikir pasangan Anda akan memperhatikan hal-hal seperti ini jika Anda melakukan hal yang sama? Anda mungkin merasa bergairah, namun jika Anda tidak mau repot untuk membuat diri Anda mengairahkan, apakah cukup bijaksana mengajak pasangan Anda bercinta?

Mintalah apa yang Anda inginkan. Pada dasarnya, tidak bijaksana atau tidak benar jika Anda menyerahkan diri Anda kepada pasangan Anda seraya berkata, “Ini tubuhku — coba pikirkan apa yang bisa kamu lakukan dengan tubuhku ini.” Salah satu alsannya adalah bahwa jika Anda tidak tahu bagaimana cara meminta apa yang Anda inginkan, dapat dipastikan bahwa Anda tidak akan mendapatkannya. Alasan lainnya, jika Anda tidak membantu pasangan Anda untuk memuaskan Anda, maka Anda akan membuat pasangan Anda gagal menjalankan tugasnya yang menyebabkan timbulnya sikap saling menyalahkan, kemarahan dan saling menuduh. Jika Anda memiliki keberanian dan rasa percaya diri untuk meminta, itu akan membantu pasangan Anda untuk melakukan hal yang sama.

Pastikan bahwa pasangan Anda setuju.

Anda harus memastikan bahwa pasangan Anda setuju untuk berhubungan seksual. Etika seksual tidak ada artinya jika Anda tidak menghargai hak seksual dasar pasangan Anda ini. Dan persetujuan bukan hanya sesuatu yang dituntut dari pasangan ketika akan berkencan. Ini adalah masalah sopan santun yang berlaku bagi segala bentuk hubungan seksual, bahkan hubunggan seksual dalam perkawinan.

Terimalah penolakan dari pasangan Anda.
Jika pasangan Anda tidak dapat atau tidak mau memberikan apa yang Anda inginkan (misalnya seks oral), tidak bijaksana bila Anda bersikeras memaksa atau menggertak pasangan Anda untuk melakukannya. Memaksa pasangan Anda dengan cara menahan cinta Anda, mengancamnya atau membuatnya merasa tidak berharga tidak berbeda dengan ancaman seksual. Tentu saja, penolakannya tidak berlaku untuk selamanya. Tidak salah untuk memintanya kembali di lain waktu jika Anda melakukannya dengan cara yang baik dan tidak memaksa.

Bertanggungjawablah. Anda harus bertanggungjawab atas kebutuhan-kebutuhan dan gairah-gairah seksual Anda sendiri dan terimalah hal-hal tersebut dengan rasa hormat dan syukur — dan beritahulah pasangan Anda mengenai kebutuhan-kebutuhan dan gairah-gairah seksual Anda.

Hormatilah ketelanjangan pasangan Anda.
“Adakah yang lebih peka dari pada keadaan kita pada saat sedang berhubungan seksual?” tanya Jude Cotter, Ph.D., seorang psikolog dan ahli terapi seks di tempat praktek pribadinya di Farmington Hills, Michigan. “Kita dalam keadaaan telanjang, secara fisik dan mental dan ada suatu keharusan untuk bersikap sensitif terhadap kepekaan ini.”

Selama pemanasan yang panjang, udara yang diserap ke dalam vagina, kadang-kadang keluar sebagai kentut yang pelan, yang oleh orang Perancis disebut love butterflies.

Seorang wanita seharusnya merasa bebas untuk membiarkan bunyi-bunyi yang keluar tersebut di depan pasangannya atau mengatakan atau melakukan apapun yang dia kehendaki, tanpa khawatir bahwa keintiman-keintiman seperti itu akan dicela.

Mencela hal-hal pribadi yang sedang dialami bersama pada saat berhubungan seksual adalah suatu tindak kriminal. (Bukan hanya mata-mata saja yang menyadap percakapan intim).

Jangan lupa mengucapkan terima kasih.
Jika Anda dapat mengucapkan terima kasih kepada pelayan di toko makanan dan minuman karena telah membantu Anda memasukkan barang-barang ke mobil, tidakkah seharusnya Anda berterima kasih kepada pasangan Anda atas kesediaannya, yang tentunya lebih penting dari pada itu. (Tentunya banyak cara untuk mengucapkan terima kasih dan beberapa cara terbaik tidak memerlukan kata-kata).

Jagalah rahasia kamar tidur Anda.
Apa yang diucapkan orang pada saat orgasme, kata-kata yang keluar dikenal sebagai “nyanyian burung di pagi hari” yang bersifat pribadi dan harus dirahasiakan. Orang India tidak memelihara burung kakak tua atau burung beo di kamar tidur mereka karena burung-burung itu dengan mudah mempelajari dan mengulang ucapan-ucapan tuannya — jadi Anda juga jangan melakukannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: