Sperma Ditelan, BERBAHAYAKAH?

Haloo Dokter, saya ibu rumah tangga berusia 24 tahun dan belum dikaruniai anak. Dalam kehidupan seks, saya bersama suami kadang melakukan Oral Sex, dalam artian penis suami masuk ke mulut saya sampai suami mengalami orgasme. Yang menjadi pertanyaan saya adalah:

a) Apakah sperma yang tertelan berbahaya untuk kesehatan saya ?
b) Bagi ibu hamil yang melakukan Oral Sex, berbahayakah sperma yang tertelan bagi bayinya ?
c) Apakah melakukan Oral Sex adalah normal ?

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih untuk perhatian dan jawaban Dokter atas pertanyaan saya.

Jawaban:

Oral seks merupakan salah satu variasi seks yang banyak dilakukan oleh pasangan suami istri untuk mengatasi kejenuhan dalam melakukan hubungan seks yang wajar dengan posisi penetrasi pada vagina. Beberapa pasangan justru melakukan secara teratur, misalnya pada saat istri sedang menstruasi, saat istri sedang kehilangan mood seksual, atau ketika suami mengalami kelelahan akibat aktifitas flsik, seringkali seks oral menjadi salah satu jalan keluar. Its okey!

Sebagai bagian dari variasi seks memang tidak menjadi sebuah keharusan, karena toh masih banyak juga seorang istri yang merasa kurang nyaman, jijik atau malas melakukan variasi ini, apakah dilakukan suami pada vagina istri, sebaliknya mulut istri dengan penis suami. Hal ini sangat tergantung sekali dengan pengalaman seks pasangan atau pemahaman tentang seks. Pada seks oral yang dilakukan istri pada penis suami, memang terkadang sering berakhir pada ejakulasi di dalam mulut, sehingga tanpa sadar bisa saja sperma tertelan oleh istri.

Hal ini bukan termasuk sesuatu yang berbahaya, karena sperma merupakan salah satu produk organ seks pria (testis) yang berada dalam kondisi yang sangat bersih, steril, selama pasangan tidak sedang terinfeksi penyakit kelamin. Beberapa ahli justru sering mengatakan kalau di dalam sperma terkandung sejumlah protein yang baik, yang ketika masuk ke dalam tubuh akan berinteraksi dengan protein tubuh yang lain. Jadi saya kira tidak ada masalah, sehingga selama masih bisa dinikmati kedua pasangan… kenapa takut??? Termasuk juga ketika seks oral dilakukan pada saat istri sedang hamil pun gpp, asalkan seperti yang saya ungkap di depan, kondisi organ reproduksi pria dan wanita dalam keadaan sehat!

Normal dan tidak normal, tidak bisa dijadikan sebuah patokan, karena hal ini tergantung norma masyarakat sekitar. Tapi menurut hemat saya, selama dilakukan oleh pasangan suami istri yang sama2 sehat, kenapa takut?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: